Pertemuan Desa dan Pemetaan Lapangan di 28 Desa Kecamatan Godong

Pertemuan Desa dan Pemetaan Lapangan di 28 desa di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan dilaksanakan mulai tanggal 10 November 2020 sampai dengan 4 Desember 2020. Kegiatan dilakukan menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) dengan menggunakan peta wilayah desa yang ditampilkan melalui media projector (on screen). Data spasial yang ditampilkan berupa gabungan data sekunder dan data primer yang telah dikumpulkan sebelumnya. Beberapa kegiatan dilaksanakan di Balai Desa dan juga di Kantor Desa. Dalam satu hari pelaksanaan pertemuan desa dan pemetaan lapangan dilakukan dua sesi, yaitu sesi pagi dan sesi siang ataupun sesi pagi yang dilanjutkan dengan sesi malam.

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah masyarakat desa yang memiliki pengetahuan tentang wilayah dan informasi sosial lainnya, terutama informasi penggunaan ruang dalam wilayah desa. Perangkat desa yang menangani tentang kewilayahan seperti kepala dusun, Ketua RT dan RW adalah perangkat yang memiliki peran penting dalam hal ini. Adapun informasi yang bersifat khusus berasal dari petugas P3A (Pengelolaan, Pemanfaatan dan Pemeliharaan Air Irigasi) yang banyak memberikan informasi terkait saluran pengairan. Selain itu, perwakilan petani perempuan, kelompok tani dan generasi muda tani banyak berkontribusi dalam memberikan informasi tentang fasilitas umum, fasilitas sosial serta fasilitas lain yang menunjang ekonomi dan aktivitas pertanian. 

Secara umum, informasi yang diberikan oleh peserta FGD telah memenuhi kebutuhan informasi spasial lainnya, termasuk mengenai sumberdaya alam desa, areal lokasi bencana, dan tempat-tempat yang memiliki Nilai Konservasi Tinggi (NKT). Informasi sosial yang berkaitan dengan informasi spasial atau keruangan secara umum menjadi pengetahuan bersama, sesuai prespektif masing-masing peserta.

Sedangkan, informasi mengenai perencanaan wilayah desa yang dikaitkan dengan pengalokasian ruang lebih banyak disampaikan oleh perwakilan pemerintah desa dan kepala desa. Masih ada beberapa desa yang perlu ditindak lanjuti dengan melakukan wawancana kepada aktor kunci yaitu, Desa Harjowinangun, Desa Ketangirejo, Desa Manggarwetan, Desa Kemloko dan Desa Pahesan. Kelima desa tersebut akan dikunjungi kembali oleh Tim ECHO Green untuk menggali informasi sedalam – dalamnya dan memastikan data-data yang dibutuhkan sudah sangat cukup.